BERITA ONLINE

TANGGAL

06


Dampak Psikologis Hutang

Suaramuslim.net – Hutang dalam kehidupan sehari-hari tidak bisa dihindarkan. Bahkan sebagian orang mengatakan harus. Jika ingin memiliki sesuatu. Usaha, rumah, mobil dan sebagainya perlu hutang. Dan ini bisa ke bank, BMT dan semisalnya.

Kalau lembaga memang tidak butuh perasaan. Yang penting administrasi dan hitam di atas putihnya jelas, beres. Nah menjadi soal jika dengan antar orang. Ini perasaan juga ikut bermain.

Sebagaimana terlihat dalam kehidupan sehari-hari, terjadi keretakan sebuah pertemanan dan persaudaraan bisa dikarenakan hutang. Dan ini sudah membawa korban yang begitu banyak. Dan tidak mungkin bisa diragukan lagi.

Orang yang berhutang dan yang memberi piutang sering kali mengalami gangguan komunikasi dalam beragam aktivitasnya. Sebut saja misalnya, si fulan mempunyai utang ke tetangga sebelah. Biasanya, hubungan ketetanggaannya akan terganggu karena uang. (Irfan Supandi:2009)

Rasululah saw. pernah jauh-jauh hari mengingatkan dampak daripada hutang. Bisa membawa kerusakan sebuah akhlak. Dan ini bisa memicu hubungan yang tidak baik.

“Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas memungkiri.” (HR. Bukhari)